Selasa, 09 Januari 2024

Menjaga Kesehatan Mental

 Menjaga kesehatan mental ala diriku


Menjaga kesehatan mental ni penting banget ya, terutama buat ibu rumah tangga. Baik yang murni ibu rumah tangga maupun yang nyambi  bekerja di luar rumah. 

 Teman -teman mungkin sering ya sekarang kita dengar kasus ibu rumah tangga yang membunuh anaknya sendiri. Atau dia bunuh diri dengan membunuh juga anaknya. 

Nah keadaan seperti itu bagi kebanyakan orang mungkin akan bertanya -tanya keheranan, kok bisa ya begitu. Apa sebabnya ibu-ibu itu bisa melakukan hal yang tak wajar? 

Nah hal-hal seperti ini mungkin hanya bisa dipahami oleh sesama ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga itu manusia yang paling banyak dituntut. Harus bisa begini harus bisa begitu. Harus mengurus anak, suami, rumah dan tetek bengeknya. Dan kalau kurang pas sedikit saja ia  akan mudah sekali menjadi sasaran kesalahan. 

Keadaan akan semakin buruk bila suami tidak mau memahami atau mengerti kondisi dan keadaan si istri. Tidak mau membantu pekerjaan rumah tangga apapun. Ditambah lagi ada pihak keluarga yang ikut campur. 

Waaa bisa dibayangkan ya gimana jadinya ibu rumah tangga yang seperti itu. Makanya nggak heran ada kejadian seorang ibu rumah tangga bisa tega membunuh buah hatinya sendiri. Hal itu karena tekanan yang luar biasa hebat dari orang sekeliling, dan tidak dukungan sama sekali dari orang lain. Mungkin dia juga bingung mau curhat ke siapa, maka terjadilah peristiwa -peristiwa tsb. Saking depresi, saking kebingungan yang luar biasa.

Nah menyadari hal -hal tersebut, saya sebagai ibu rumah tangga punya tips sederhana untuk mengatasinya. Walaupun mungkin tidak sama antara cara satu orang dengan yang lain dalam mencari jalan keluarnya.

1. Jalan -jalan keluar rumah 

Kalau merasa beban sudah semakin berat, segeralah lakukan relaksasi dengan jalan -jalan, healing misalnya. Atau bisa juga dengan silaturahmi ke teman atau saudara. Insyaallah dengan silaturahmi, ngobrol,  beban akan terkurangi

2. Mengikuti Pengajian ibu-ibu

Dengan mengikuti kegiatan pengajian, tidak hanya dapat ilmu tapi juga silaturahmi dengan teman atau tetangga. Ketika bertemu dengan teman ini tak jarang saling berbagi cerita dll. Tak terasa beban pikiran akan berkurang. 

3. Mengikuti komunitas perempuan yang positif.

Berkomunitas, berorganisasi bertemu dengan banyak orang lain bisa jadi akan membuat pikiran terbuka. Tidak buntu dengan berbagai persoalan yang ada. Tidak jarang akan saling membantu antar anggota komunitas juga.

4. Menulis

Salah satu yang dapat menjadi pelarian atas berbagai persoalan yang ada adalah menulis. Menulis tentang apapun yang dirasakan. Dimana nulisnya? 

Bebas saja, mau di buku, di channel pribadi atau dimanapun. Tetapi tidak baik juga kalau curhat di medsos, medsos bukan tempat untuk curhat ya say. Akan lebih baik kalau ditulis di channel pribadi yang privat, dan hanya kita yang tau. Chanel yang khusus buat tulisan -tulisan pribadi, yang jika ditulis akan plong rasanya, enteng beban pikiran.

Mungkin itu dulu tips menjaga kesehatan mental ala aku, kalau teman-teman gimana???

6 komentar:

Cerita bersama Ibu

Bersama ibu Banyak cerita lucu sebenarnya ketika membersamai ibu mertua selama ini. Oya saya adalah seorang menantu yang sudah sangat akrab ...